Mendadak Boros, Baca Dulu Cara Kalibrasi Baterai Xiaomi Ini

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa baterai smartphone Xiaomi kesayangan terasa lebih boros dari biasanya? Ponsel sudah harus segera terhubung ke charger ebelum waktu biasanya, misalnya sebelum berangkat tidur. Apakah ini pertanda baterai sudah waktunya diganti? Padahal penggunaan belum terlalu lama?

Kalibrasi Baterai, Diagnosa Adanya Kesalahan Software

Jadi, belum tentu baterai yang tiba-tiba terasa boros itu disebabkan oleh kualitas baterai yang buruk. Baterai yang secara fisik tidak menunjukkan tanda rusak, menggelembung misalnya, bisa jadi “salah dibaca” statusnya oleh sistem. Hasilnya, data yang ditampilkan ke Anda sebagai pengguna menjadi tidak akurat.

Baterai yang digunakan pada ponsel masa kini dilengkapi dengan chip yang kemudian memberikan status level baterai. Nah, ada kalanya chip ini mengalami masalah yang kemudian membuatnya meleset dalam menampilkan status yang akurat. Masalah ini muncul seiring dengan penggunaan smartphone itu sendiri.

Nah tutorialxiaomi kali ini ingin berbagi cara kalibrasi ulang baterai. Umumnya kalibrasi dilakukan pada ponsel Android yang sudah rooted memakai bantuan aplikasi khusus yang mampu menghapus dalvik cache. Aternatif lain bagi pengguna yang tidak melakukan root, dapat mencoba kalibrasi dengan menerapkan teknik fisik.

Pada prinsipnya, kita akan mencoba untuk membetulkan skala baterai yang disimpan oleh chip agar dapat mengetahui berapa level 0% hingga 100% yang akurat. Selain itu, teknik kalibrasi ini juga dimaksudkan agar smartphone dapat menunjukkan persentase secara runut, mulai dari 100, 99, 98, 97 dan seterusnya hingga 0.

Yang harus dilakukan adalah kosongkan baterai hingga 0% dengan cara biarkan ponsel tetap bekerja hingga akhirnya mati. Setelah mati, jangan langsung di-charge, tetapi nyalakan kembali sampai mati otomatis lagi untuk menghabiskan cadangan daya.

Setelah benar-benar kehabisan daya, charge dalam kondisi mati hingga penuh (100%) lalu cabut charger. Nyalakan smartphone lalu colok charger kembali hingga indikator menunjukkan level 100% selama beberapa menit.  

Berikutnya, Anda bisa menggunakan smartphone seperti biasa hingga baterai tersebut habis kembali. Untuk hasil terbaik, sebaiknya set ke mode pesawat, atur agar layar tidak pernah padam lalu diamkan hingga kehabisan baterai. Dengan cara ini, skala baterai dapat ditulis secara lebih urut, tidak terlompat misalnya dari 100% langsung ke 97%, atau dari 20% langsung 5%

Demikianlah cara untuk melakukan kalibrasi ulang baterai. Perlu diingat pula bahwa ada banyak hal yang dapat mempengaruhi penggunaan baterai seperti kualitas penerimaan sinyal dan intenitas penggunaan. Kalibrasi ulang bisa menjadi alternatif jika tidak ada hal lain yang menjadi pemicu baterai menjadi boros.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*